PKS menilai analisis yang menyebut Ketum Gerindra Prabowo Subianto bisa menggantikan Ma'ruf Amin sebagai Wakil Presiden merupakan pembahasan tak produktif.
Presiden Jokowi menyebut ada perbedaan jelang Pilpres 2024 dibandingkan tahun 2014 dan 2019. Ia berkeyakinan kondisi itu tak lepas dari kedewasaan masyarakat.