Militer Israel mengklaim serangan udaranya di area Beirut, Lebanon, telah menewaskan seorang komandan Hizbullah yang mengawasi pengiriman senjata dari Iran..
Hizbullah memerintahkan para petempurnya untuk tidak menyerang pasukan Israel yang berada di dekat posisi pasukan penjaga perdamaian PBB di perbatasan.
Korban tewas di Lebanon akibat serangan Israel terus meningkat. Sejak awal Oktober, sudah ada 2.083 orang yang tewas di Beirut, termasuk anggota Hizbullah.
Turki mengirimkan sejumlah kapal untuk mengevakuasi sekitar 2.000 warganya dari Lebanon, saat negara itu terus digempur Israel yang berkonflik dengan Hizbullah.
Israel mengimbau warga sipil Lebanon tidak memasuki laut atau berada di pantai di selatan negara itu karena Tel Aviv akan menyerang Hizbullah dari area maritim.
7 Oktober menandai perang di Gaza yang sudah menewaskan korban jiwa di sejumlah negara. Israel juga memperingati apa yang disebutnya sebagai serangan Hamas.
Tiga Pekerja Migran Indonesia dipulangkan dari Lebanon ke Bali. Mereka dalam kondisi sehat dan akan dipantau oleh Pemprov Bali setelah tiba di bandara.
AS dilaporkan telah memberikan bantuan militer ke Israel sebesar US$ 17,9 miliar atau setara Rp 280,2 triliun sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.