Berdasarkan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 pembangunan PLTN akan berlangsung Bangka Belitung (Babel) dan Kalimantan Barat (Kalbar).
Investasi di Bali mencapai Rp 123,65 triliun, didominasi oleh PMA. Singapura menjadi penyumbang terbesar, dengan Badung sebagai daerah investasi tertinggi.