Sosok Bripka Indra Wahyudin menjadi inspirasi karena dedikasinya mengentaskan buta huruf untuk masyarakat di sejumlah desa Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Sanksinya larangan investasi ke Rusia dan larangan impor batu bara Rusia ke Uni Eropa. Selain itu, makin banyak bank dan pejabat Rusia yang masuk daftar sanksi.