COVID-19 varian Nimbus NB.1.8.1 masuk daftar Variant under Monitoring WHO. Sejumlah warganet di China mengaku terinfeksi, dan membagikan gejala yang dirasakan.
COVID-19 varian Nimbus menyebar cepat ke setidaknya 22 negara, termasuk Thailand dan Singapura. Hingga minggu ke-23 2025, belum ada temuan di Indonesia.
Gejala COVID-19 varian baru ini relatif khas pada keluhan di bagian leher. Ditandai rasa sakit yang tajam dan menusuk saat menelan, juga disertai ciri lainnya.
COVID-19 Nimbus disebut menjadi salah satu varian yang memicu penularan lebih luas. Apakah varian ini sudah terdeteksi di Indonesia? Begini penjelasan Kemenkes.
GAC AION, resmi memproduksi mobil di Indonesia. Berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat, pabrik ini merupakan kolaborasi antara Indomobil Group dan GAC AION.
COVID-19 varian NB.1.8.1 atau 'Nimbus' disorot karena diduga menjadi pemicu lonjakan kasus di China hingga Singapura. Berikut gejala khas dari varian tersebut.
Kasus COVID-19 kembali meningkat seiring munculnya varian baru disebut Nimbus, dengan nama resmi NB.1.8.1. Begini gejalanya, sudah menyebar di 22 negara.