BMKG mendeteksi adanya empat fenomena yang memicu terjadinya cuaca ekstrem selama Natal dan tahun baru. Empat fenomena itu menujukan sinyal cuaca ekstrem.
BMKG memprediksi terjadi cuaca ekstrem di Indonesia hingga 2 Januari 2023. BMKG menyebut pertumbuhan awan hujan di Indonesia masih berpotensi menjadi ekstrem.
KKB mengklaim sudah empat hari menduduki Distrik Kumerkek selaku ibu kota Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Namun kepolisian membantah klaim KKB tersebut.
Peneliti klimatologi sampaikan potensi banjir besar di Jabodetabek, khususnya Tangerang. Disebut, hujan ekstrem dan badai berpotensi terjadi pada 28 Desember.
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menyiapkan mitigasi sebagai antisipasi prediksi cuaca buruk yang dikeluarkan BMKG.
BNPB bicara potensi cuaca ekstrem hingga 1 Januari 2023. Berdasarkan laporan BMKG yang diterima BNPB, ada 11 provinsi berpotensi dilanda hujan sangat lebat.