Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkap Kalimantan masih mengimpor 200 MW listrik dari Malaysia. Kerja sama kelistrikan ASEAN jadi fokus untuk masa depan.
Ekonomi menghadapi tantangan yang lebih sulit sepanjang tahun akibat pengaruh kebijakan pengetatan moneter Amerika Serikat, tak terkecuali bagi investasi.