Ridwan Alimuddin mendedikasikan hidupnya untuk menjaga warisan budaya bahari Mandar, khususnya perahu tradisional Sandeq, agar tidak hilang tergerus zaman.
Polda Riau menunjukkan inklusivitasnya dengan memberdayakan penyandang disabilitas di program RADAR. Disbilitas membantu mengawasi ruang dunia maya di War Room.
Kemenimipas menjadikan dapur Lapas Sukamiskin jadi tempat memasak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para napi pun memasak 3.444 porsi untuk dibagikan.
Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho mendorong jajarannya memperkuat layanan publik yang humanis, dengan menggencarkan 'Polantas Menyapa' dan 'Senyum Polisi'.