Hujan abu vulkanik dari Gunung Semeru melanda Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro, mengganggu aktivitas warga. Jarak pandang terbatas, warga panik dan mengungsi.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa (18/11) siang saat kondisi hujan deras. Petir tiba-tiba menyambar hingga korban ditemukan tergeletak di persawahan.
"Setelah kejadian ini yang saya rasakan takut, gemeteran, trauma. Kalau mengingat kejadian ini sampai pusing kepalanya, nggak bisa tidur," kata Sarwiti.