Identik dengan logo gadis berkepang dua, ternyata restoran ini punya kisah menarik di balik logonya tersebut. Ada rasa sesal dari sang pemilik restoran.
"Jadi, saat ini kita menikmati listrik di ruangan ini harganya cuma US$ 4 atau US$ 3 sen, nah di sana (Indonesia Timur) sangat tinggi sekali," kata Eniya.