Jumlah penduduk miskin di Kuningan menurun dari 131,83 ribu jiwa (2024) menjadi 119,67 ribu jiwa (2025). Penurunan ini dipicu oleh program sosial dan investasi.
Pengamat otomotif Yannes Pasaribu menyarankan produsen mobil listrik fokus pada generasi muda, bukan tua, untuk meningkatkan penjualan dan adopsi teknologi.
MR.D.I.Y. Indonesia meresmikan toko ke-1.200 di Sumbawa, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan memperluas akses kebutuhan rumah tangga di seluruh Nusantara.