Iran dan Hamas sama-sama mengecam keras serangan udara AS yang menewaskan sedikitnya 80 orang di wilayah Yaman, yang sebagian besar dikuasai oleh Houthi.
Iran katanya bakal mengizinkan kapal tanker minyak melintas di Selat Hormuz. Asalkan dengan satu syarat yakni membayar dengan mata uang asing China, Yuan.