"Tidak dari bintara umum, tamtama umum, atau perwira umum, jadi khusus, jadi memang mungkin kuliahnya SMA-nya sudah punya kemampuan IT," kata Agus Subiyanto.
Kuasa hukum keluarga korban, M Pazri, mengatakan akan melakukan komunikasi dengan penyidik untuk mendalami peristiwa yang tertinggal dalam reka adegan tersebut.
Satu jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya, Putu Mertayasa, berhasil diidentifikasi di Banyuwangi. Pencarian dan identifikasi korban lainnya masih berlanjut.