Hizbullah menggempur sejumlah posisi militer Israel di pinggiran Tel Aviv, termasuk pangkalan intelijen Unit 8200, hingga memicu penetapan keadaan darurat.
Rentetan serangan rudal Rusia kembali menghujani wilayah Ukraina pada Selasa (2/1) waktu setempat. Sedikitnya empat orang tewas akibat serangan-serangan itu.
Sebelum pertikaian antara Israel dan Hamas, pemimpin Hizbullah telah memperingatkan bahwa serangan apa pun di wilayah Lebanon akan memicu "respons yang kuat".
AS menawarkan imbalan US$ 10 juta (Rp 155 miliar) untuk informasi soal penyandang dana Hamas. Hizbullah menembakkan 60 roket lebih ke pangkalan militer Israel.