Sebanyak 279 juta data WNI diduga mengalami kebocoran. Wakil Ketua Fraksi PKS, Sukamta menilai peristiwa ini menunjukkan ketahanan siber di Indonesia lemah.
Grab memberikan kesempatan kerja tak hanya untuk pekerja transportasi, tapi juga memperluas jangkauan pasar bagi usaha mikro dan kecil menengah (UMKM).
Pakar keamanan siber Pratama Persadha mengatakan soal data yang bocor itu merupakan data BPJS Kesehatan. Namun ada kejanggalan dari kebocoran data tersebut.