Sebanyak 125 korban tewas dalam kerusuhan di Kanjuruhan menjadikan tragedi tersebut urutan ketiga sebagai tragedi terbesar sepanjang sejarah sepakbola dunia.
Militer Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat menembakkan rentetan rudal ke laut. Aksi ini balasan untuk penembakan rudal Korut di atas wilayah Jepang.