Harga bahan bakar minyak (BBM) di Nigeria menyentuh level tertinggi dalam sejarah. Padahal Nigeria dikenal sebagai produsen minyak terbesar di benua Afrika.
Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan, harga keekonomian Pertalite masih lebih tinggi. Apalagi nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mencapai Rp 15.000.