Warga binaan CAN di Nusakambangan terlibat dalam pabrik pengolahan limbah FABA, menghasilkan material bangunan. Dia mengaku masa tahanan jadi tidak terasa.
Rangkaian kasus kekerasan seksual di pesantren menunjukkan pola berulang. Pelaku seringkali tokoh agama, sementara korban terjebak dalam budaya bungkam.