Polisi menemukan dugaan penyelewengan dana CSR dari Boeing untuk ahli waris korban Lion Air JT-610 yang dilakukan petinggi ACT. Keluarga korban pun kecewa.
Eks Presiden ACT Ahyudin telah rampung diperiksa Bareskrim terkait kasus penyelewengan dana donasi. Ahyudin keluar dari ruangan penyidik pukul 23.00 WIB.
Keluarga korban Lion Air JT-610 menjelaskan dana kompensasi dari Boeing. Dia menyebut ada 5 yayasan menjadi penyalur dana, termasuk Aksi Cepat Tanggap (ACT).
Polisi menyelidiki dugaan penyelewengan dana di ACT. Terungkap bahwa mereka memotong hingga 20% untuk gaji dari dana yang dihimpun sekitar Rp 60 miliar/bulan.