PT KAI mencatat 535 kecelakaan di perlintasan sebidang hingga Agustus 2024. Upaya penutupan dan sosialisasi keselamatan terus dilakukan untuk mencegah tragedi.
Warga dan pedagang Ciroyom protes penutupan perlintasan KA, menuntut dibukanya kembali sebelum pembangunan JPO. Aksi demonstrasi berlangsung di lokasi.