Aksara Sunda semakin terlupakan di Jawa Barat. Hanya 1% pelajar yang mengenalnya. Irvan berupaya mengajarkan aksara ini di sekolah untuk melestarikannya.
Program pembinaan sepakbola usia dini bertajuk "Satu Anak Satu Bola" diluncurkan oleh MaPan FC. 1.000 pesepakbola cilik masing-masing mendapatkan bola sepak.
Sebanyak 22 anak pelaku perusuhan di Blitar dikenakan sanksi diversi, termasuk membersihkan dan merawat lansia. Kegiatan sosial ini bertujuan memberi efek jera,