Sebuah ekspedisi ke punggungan laut dalam, mengungkap penemuan mengejutkan. Terdapat dasar danau purba yang dilapisi sesuatu seperti jalan bata kuning.
Seorang warga Banjar Dukuh tertimbun longsor di Jalan Kintamani-Trunyan. Evakuasi berhasil, namun pengguna jalan diminta waspada terhadap cuaca ekstrem.
Jika pernah berenang di laut dan tak sengaja meminum airnya, pasti tahu kalau rasa air laut asin. Ini berbeda dengan air sungai yang terasa tawar. Kenapa ya?
Kisah cinta tragis Sri Jaya Pangus dan Kang Cing Wie melahirkan Barong Landung di Kintamani, simbol harmoni budaya Bali-Tiongkok serta pelajaran kesetiaan.