Suryadi (68) sukses berjualan sapu lidi kelapa dari Pangandaran hingga ekspor ke Pakistan dan India. Jualan sapu lidi itu dilakoninya dari sejak tahun 1998.
Dua pengunjung penyandang disabilitas ini kecewa usai ditolak masuk ke restoran. Alasannya karena pihak restoran melihat mereka terlihat seperti orang sakit.