Kementerian Lingkungan Hidup mengatakan ada 6 perusahaan yang diduga penyebab bencana di Sumatera. Keenam perusahaan itu memangkas total 2.516,39 hektar hutan.
Mendagri Tito Karnavian minta ATR/BPN tidak hanya urus lahan hunian korban bencana, tapi juga tata ruang. Pemetaan daerah rawan bencana jadi prioritas.