Artikel ini membahas dampak potensial konflik AS-Iran pada ekonomi global, khususnya melalui penutupan Selat Hormuz, dan peran strategis Indonesia dalam mediasi
Konflik Iran–Israel memicu efek domino energi dan geopolitik. Indonesia terjepit antara mediasi, kepentingan energi, dan ambiguitas posisi bebas-aktif.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mendorong pemerintah menyiapkan kebijakan konkret untuk mengatasi tekanan ekonomi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Apindo khawatir dampak konflik Iran-AS akan naikkan biaya logistik dan inflasi pangan di RI. Stabilitas ekonomi dan kebijakan fiskal jadi kunci mitigasi risiko.
Harga BBM berpotensi naik akibat serangan AS-Israel ke Iran. Jika harga minyak dunia tembus US$100, dampaknya akan meluas ke inflasi dan biaya logistik.