Gelombang panas yang melanda Eropa tak hanya memicu krisis kesehatan dan gangguan aktivitas, tetapi juga mendongkrak penjualan pendingin ruangan buatan Asia.
BPBD Medan mencatat 318 rumah rusak akibat cuaca ekstrem. Angin kencang melanda 9 kecamatan, dengan bantuan material dan sembako disalurkan untuk korban.
Warga Eropa melakukan panic buying AC akibat cuaca panas ekstrem. Penjualan pendingin udara melonjak, terutama dari produsen Asia seperti Samsung dan Midea.