Siswa SMA CT Arsa Foundation antusias mengikuti kegiatan Mobil Iqra, yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan dan literasi agama bagi anak kurang beruntung.
Sejumlah 92 dari total 101 siswa lulusan SMA CT Arsa Sukoharjo tahun ini telah mendapat bangku kuliah melalui jalur SNBP, SNBT dan kampus di luar negeri.
Wamensos Agus Jabo memastikan Sekolah Rakyat ditujukan untuk yang masuk kategori miskin dan miskin ekstrem. Ia memastikan tak ada orang mampu di sekolah itu.
Anita Tanjung menekankan peran penting perempuan dalam kemajuan Indonesia. Menurutnya, perempuan punya peran tak tergantikan sebagai motor penggerak perubahan.
Dafa Aziz Firmansyah, siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo, diterima kuliah di 14 universitas top luar negeri, dari Autralia, AS, Belanda, dan Singapura.
Asus memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 40% lebih. Pihaknya mengungkap bahwa itu adalah hal yang penting dalam mendorong kemajuan masyarakat.
CT ARSA Foundation melalui berbuatbaik.id buat kegiatan seru bertajuk 'Jumbo Berbuatbaik' dengan mengajak anak-anak yang kurang mampu dan berkebutuhan khusus.