KPK menyita sejumlah dokumen dari rumah pemilik biro perjalanan haji Maktour Travel, Fuad Hasan. Hal itu untuk mengungkap kasus dugaan korupsi kuota haji.
Polisi menyelidiki kematian diplomat Kemlu ADP. Hasil oleh TKP menemukan DNA ADP, tanpa unsur biologi pihak lain. Penyelidikan melibatkan 24 saksi dan barbuk.