Jumlah itu terdiri dari 130 perkara terkait perbankan, 5 perkara pasar modal, 20 perkara sektor asuransi dan dana pensiun, dan 1 perkara lembaga pembiayaan.
Otoritas Jasa Keuangan mencatat total utang masyarakat melalui layanan beli sekarang bayar nanti (buy now pay later) per Juni 2025 mencapai Rp 31,55 triliun.
OJK mencatat pertumbuhan kredit perbankan Indonesia 7,77% YoY pada Juni 2025, dengan total mencapai Rp 8.059,79 triliun. Sektor investasi tumbuh tertinggi.