Netanyahu menyebut serangan Israel terhadap pejabat senior Hamas di Qatar "dibenarkan" karena hubungan yang terjalin antara Doha dengan kelompok tersebut.
Kantor berita Palestina Shehab, sekitar pukul 11.30 WIB, Senin (13/10), melaporkan bahwa Hamas telah merilis nama-nama 20 sandera yang akan dibebaskan.