Komnas HAM menduga ada tindakan penyiksaan, kekerasan, dan perlakuan merendahkan martabat manusia hingga hilangnya nyawa di kasus mutilasi warga Papua.
Komnas HAM Kantor Perwakilan Papua telah meninjau lokasi pembunuhan dan mutilasi terhadap empat orang warga sipil yang melibatkan prajurit TNI di Mimika.
Komnas HAM menyampaikan laporan kasus mutilasi warga Papua yang melibatkan prajurit TNI di Mimika. Komnas HAM mengungkap sejumlah dugaan dalam kasus ini.
Komnas HAM mengatakan pelaku mutilasi di Mimika memiliki tempat berkumpul yang disebut dengan Mako. Di Mako itu pula, para pelaku sering melakukan bisnis.