Dugaan penyalahgunaan sistem barcode BBM subsidi di Kotawaringin Barat mencuat. Satu kendaraan diduga menggunakan dua barcode aktif untuk membeli Pertalite.
Antrean di sejumlah SPBU Kobar tak hanya membuat warga harus datang sejak pagi buta. Muncul dugaan ada jasa joki antre yang mematok tarif puluhan ribu Rupiah.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mendesak Pertamina normalisasi distribusi BBM untuk mengatasi antrean panjang di SPBU dan dampak pada perekonomian.