Warga Iran kembali mencoblos dalam pemilihan presiden putaran kedua. Pilihannya: Masoud Pezeshkian yang relatif moderat dan ultrakonservatif Saeed Jalili.
"Sehingga proses ini dari awal, setelah masuk ke KPU 2 bulan dan menjadi 6 bulan untuk 20 Oktober 2024. Hemat kami, ini terlalu lama," kata kuasa hukum pemohon.