Saat melawan penjajah, para pejuang mengandalkan makanan sederhana. Menunya ada nasi oyek, singkong, nasi jagung, leughok, hingga janeng sebagai bekal.
Polisi ungkap motif Janur Misa menikam pacarnya, Agustina, hingga tewas karena cemburu. Kejadian tragis ini terjadi saat Agustina membeli rokok di Kupang.