Seorang pegawai pajak, Bursok Anthony Marlon, mendadak viral di media sosial usai mengirimkan sebuah pesan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
KPK menganggarkan Rp 1,2 miliar untuk layanan SMS blast. Layanan itu digunakan untuk menyebar SMS terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Insentif Rp 80 juta untuk mobil listrik menjadi sorotan. Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso membantah program ini akan dinikmati orang kaya.