Pemerintah Lebanon tidak mampu membendung eskalasi konflik Hizbullah-Israel. Setelah perang saudara dan krisis, Hizbullah muncul sebagai negara dalam negara.
Dua PMI asal Bali kembali dipulangkan dari Lebanon lantaran situasi di negara itu semakin memanas akibat konflik antara Israel dengan kelompok Hizbullah.
Israel melancarkan serangan darat dan udara ke Lebanon, menargetkan Hizbullah. Operasi ini dianggap terbatas, namun situasi di lapangan tetap berisiko.
Saat Israel terus menggempur Lebanon, otoritas Jerman mengevakuasi para staf diplomatik beserta keluarga dan beberapa warga dengan kondisi kesehatan buruk.
Israel terus melancarkan serangan udara ke Lebanon. Jumlah korban tewas sejak konflik Israel-Hizbullah pada satu tahun terakhir telah mencapai 3 ribu orang.