Mantan Presiden AS Donald Trump sempat salah mengira bahwa tentara AS diterjunkan langsung ke Ukraina untuk bertempur melawan Rusia yang melancarkan serangan.
Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) menolak permintaan Presiden AS ke-45 Donald Trump untuk memblokir catatan serbuan Gedung Capitol oleh para pendukungnya.