Topan Kalmaegi menerjang wilayah Filipina. Negara di sebelah utara Indonesia itu menetapkan status darurat bencana akibat besarnya dampak Topan Kalmaegi.
Pemerintah Provinsi Riau menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi mulai 1 Desember 2025 hingga 31 Januari 2026 untuk antisipasi musim hujan.
Wali Kota Medan Rico Waas menetapkan Medan berstatus tanggap darurat bencana banjir. Status tanggap darurat bencana ini berlangsung hingga 11 Desember 2025.
Banjir dan longsor melanda Sumut dan Aceh, Gubernur menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari. Korban jiwa mencapai 48, evakuasi terus dilakukan.