Otoritas Iran menutup kafe di Teheran karena diduga mempromosikan aktivitas "satanis". Kafe tersebut menggelar acara musik Barat yang dianggap abnormal.
Delapan orang tewas dalam kerusuhan di depan Konsulat AS di Karachi setelah kematian Pemimpin Tertinggi Iran. Aksi protes berujung bentrokan dengan polisi.
Pembukaan konsulat itu semakin menguatkan penolakan kedua negara tersebut terhadap rencana Presiden Amerika Serikat (AS) yang ingin menguasai wilayah Greenland