Rino, loper koran berusia 40 tahun, bertahan di Jakarta meski penjualan menurun drastis. Ia memilih berjualan daripada mengemis, meski hanya laku sedikit.
Baju sutra yang dilelang KPK mengalami penurunan harga, dari Rp 5,6 juta menjadi Rp 2,6 juta. Lelang kembali dilakukan setelah pemenang sebelumnya wanprestasi.
Loper koran Rino berjuang di era digital, hanya menjual 10 eksemplar sehari dengan keuntungan minim. Ia mengandalkan bantuan dari pembeli untuk bertahan.
KPK menggelar lelang aset rampasan dari kasus korupsi. Sejumlah aset berupa apartemen, tanah, dan bangunan tidak laku dijual sehingga akan dilelang lagi.