Garda Revolusi Iran mengatakan dua kapal tanker minyak meledak pada Senin (20/7) dini hari, saat mencoba melintasi "jalur pelayaran tak aman" di Selat Hormuz.
Garda Revolusi Iran menegaskan Selat Hormuz tetap ditutup hingga AS memenuhi tuntutan, termasuk kompensasi perang. Negosiasi dengan Oman juga berlangsung.
AS blokade Selat Hormuz dan mematok tarif 20% bagi siapapun yang melintas. Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pun janji akan melakukan tindakan tegas.