Kebebasan berserikat di Indonesia dijamin konstitusi, namun premanisme merusak makna itu. Negara berkomitmen menindak penyimpangan demi keadilan dan kemajuan.
Operasional bisnis Neta di Indonesia berhenti sementara waktu seiring pengumuman restrukturisasi perusahaan induk Neta, Hozon Auto, di China, sejak 2025.