Bank Indonesia mengungkapkan tekanan global dan domestik menyebabkan rupiah melemah ke Rp 16.607 per dolar AS. BI berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar.
Harga minyak dunia melemah setelah kesepakatan damai Israel-Hamas. Penguatan dolar AS dan penurunan permintaan global juga berkontribusi pada penurunan harga.