Kementerian Kesehatan mencatat 62 kasus flu H3N2 subclade K di Indonesia. IDI Jabar menyatakan penyakit ini mirip flu biasa, namun lebih cepat menular.
Aksi ini berawal dari keresahan warga terkait rumah yang dicurigai terdapat aktivitas terkait narkoba. Para emak-emak lalu sweeping dan membakar rumah.