Dokumen kasus terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang baru dirilis menggemparkan publik. Dokumen ini berisi banyak hal mengejutkan.
AS mengumumkan rencana menjual 30-50 juta barel minyak Venezuela. Pemimpin Venezuela menegaskan negaranya dikendalikan pemerintah sendiri, bukan "agen asing".
Bos Pentagon atau Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth menegaskan sudah melaporkan kesiapan militernya kepada Presiden AS, Donald Trump.