Dalam sidang sengketa Pilpres 2024, ahli dari Tim AMIN menyebut ada tambahan 26 juta suara untuk Prabowo-Gibran karena dukungan Presiden Jokowi dan bansos.
Ketua Umum Partai Rakyat Arvindo Noviar menganggap wajar paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, menang versi quick count berdasarkan sejumlah lembaga survei.