KPK menyebut operasi tangkap tangan pejabat Basarnas terkait dugaan suap pengadaan alat pendeteksi korban reruntuhan. Proyek itu bernilai Rp 10 miliar.
Wali Kota Blitar Santoso membantah dirinya menyimpan uang di rumah dinas gegara takut OTT KPK. Hal ini menampik pernyataan eks Walkot Blitar Samanhudi.
Puspom TNI berkoordinasi dengan KPK terkait bukti dan saksi dugaan suap Kabasarnas dan Korsmin Kabasarnas. Puspom TNI akan menentukan status hukum keduanya.