PT Pertamina (Persero) buka suara terkait rencana Iran menutup Selat Hormuz imbas adanya serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah situs nuklir Iran.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi mengatakan, Selat Hormuz masih tetap terbuka. Namun ia menegaskan, Selat Hormuz hanya tertutup bagi musuh-musuh Iran.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Iran menutup Selat Hormuz. Dua kapal Pertamina tertahan, namun manajemen memastikan keselamatan kru dan aset.
Garda Revolusi Iran melepaskan serangan ke dua kapal yang melintas di Selat Hormuz. Salah satu kapal yang diserang ialah kapal pengangkut barang dari Thailand.