CENTCOM yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah mengungkapkan lebih dari 50.000 tentara dikerahkan dalam serangan terhadap Iran sejak Sabtu (28/2).
Dampak serangan AS dan Israel ke Iran memicu respons global. Prancis, Arab Saudi, dan China mengambil langkah-langkah untuk merespons konflik yang meningkat.
Presiden Prancis Emmanuel Macron telah memerintahkan kapal induk Charles de Gaulle untuk berlayar ke Mediterania, menyusul memanasnya situasi di Timur Tengah.
Tiga jet tempur F-15 milik Amerika Serikat jatuh di atas wilayah Kuwait. Klaim Kuwait menembak jet AS secara tidak sengaja itu membuat Iran bereaksi keras.
Macron ingin menambah hulu ledak nuklir di tengah meningkatnya kewaspadaan Eropa terhadap AS. Ini akan jadi ekspansi pertama arsenal nuklir Prancis sejak 1992.
Prancis telah mengerahkan jet-jet tempur Rafale ke wilayah Uni Emirat Arab (UEA) untuk melindungi pangkalan angkatan laut dan udaranya dari serangan Iran.