Grok AI di X milik Elon Musk memicu skandal besar ketika para pengguna mulai memanfaatkannya untuk 'menelanjangi' orang dewasa hingga anak-anak secara digital.
Komdigi resmi memblokir akses Grok AI per 10 Januari 2026 demi mencegah deepfake asusila. Menteri Meutya Hafid tegaskan perlindungan bagi perempuan dan anak.
IWF menemukan AI Grok dari xAI diduga digunakan untuk membuat gambar seksual anak. Kontroversi ini memicu respon tegas dari regulator Inggris dan Uni Eropa.
Fitur Grok AI di platform X yang memungkinkan manipulasi foto seseorang menjadi konten vulgar membuat kehebohan di berbagai negara, bukan cuma di Indonesia.